Obesitas dan penyakit periodontal

M and Thomas WO. Gingiva Merupakan bagian mukosa rongga mulut yang mengelilingi gigi dan mnutupi linggir ridge alveolar.

Dentika Dental Jurnal, Volume 11 no. Ligament terdiri dari serabut jaringan ikat yang tersusun teratur pada matriks substansi dasar yang dilalui syaraf dan pembuluh darah.

Dokter gigi harus lebih jeli dalam mengevaluasi kesehatan periodonsium pasien dengan obesitas. Penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak atau keduanya menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh.

Obesitas merupakan penyakit sistemik yang memicu timbulnya berbagai komplikasi yang dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Sering ditemukan edema pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan di daerah tungkai dan pergelangan kaki.

Terdapat dua macam kalkulus: Sebagai contoh adalah kalkulus, gigi yang berjejal crowdedkaries gigi yang berada dekat tepi gingiva, tambalan yang overhanging, dan tepi restorasi yang tidak baik.

Seseorang yang cenderung mengonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas. Seseorang dikatakan mengalami obesitas jika memiliki nilai BMI sebesar 30 atau lebih. Bakteri dapat terdeposit langsung pada email, tetapi biasanya bakteri melekat dulu dengan pelikel.

Obesitas Dan Kaitannya Dengan Penyakit Periodontal Annisa Amalia

Pembentukan plak akan terjadi dalam beberapa jam karena adanya perlekatan antara spesies bakteri streptococcus dan actinomyses denagn pelikel. Sebagai akibatnya kalori yang dikonsumsi sangat banyak.

Obesitas dapat menyebabkan adanya komplikasi pada beberapa penyakit kronis.

OBESITAS DAN PENYAKIT PERIODONTAL OBESITAS MERUPAKAN

Berdasarkan hubungan kausal, beberapa hipotesis dapat dipertimbangkan sebagai mekanisme yang menghubungkan gigi yang lepas dan peningkatan resiko hipertensi. Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya.

Di samping bakteri dan plak sebagai penyebab utama, berperan juga faktor-faktor lain sebagai faktor resiko. Namun, belum ada penelitian yang dapat mendukung hipotesis ini. Menurut sumber data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, kelainan periodontal menduduki peringkat ke 8 dari 10 penyakit utama di rumah sakit.

Anastasia S. Penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak atau keduanya menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh.

Hubungan Antara Obesitas Pada Bagian Perut Dan Tubuh

Penyakit periodontal telah teridentifikasi sebagai komplikasi utama diabetes mellitus bersama dengan kardiopati, nefropati, retinopati dan kehilangan ekstremitas distal. Periodontal disease is a chronic inflammation in the tissues supporting the teeth. Obesity and periodontal diseases are two highly prevalent chronic conditions in Indonesia.

Obesitas atau kegemukan berperan menjadi faktor resiko yang besar dari penyakit kronis, termasuk hipertensi dan stroke, penyakit-penyakit kronis mulut dan berbagai bentuk kanker. Carranzas Clinical Periodontology. Dengan demikian, masalah obesitas bukan merupakan masalah kesehatan umum saja, tetapi juga merupakan masalah kesehatan mulut, khususnya kesehatan periodonsium.

Di samping bakteri dan plak sebagai penyebab utama, berperan juga faktor-faktor lain sebagai faktor resiko. Beberapa kelainan saraf yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan. Ada beberapa faktor lain faktor sekunder bai faktor lokal maupun sistemis yang merupakan predisposisi dari akumulasi plak atau perubahan respin gigiva terhadap plak.

Prevalensi obesitas telah meningkat secara drastis pada sebagian negaranegara industri. Relentless release of pro-inflammatory cytokines into the systemic circulation from adipose tissue in obese individuals and periodontal bacteria and its product provides a systemic inflammatory overload and may be a reservoir for bidirectional relationship of periodontitis and obesity.Obesity related to the etiology and progression of periodontal We use cookies to make interactions with our website easy and meaningful, to better understand the use of our services, and to.

67 Infectobesity dan Periodontitis: Hubungan Dua Arah Obesitas dan Penyakit Periodontal ODONTO Dental Journal. Volume 3. Nomer 1. Juli INFECTOBESITY DAN PERIODONTITIS: HUBUNGAN DUA ARAH OBESITASAuthor: I Komang Evan Wijaksana. Penyakit Periodontal dan Penyakit Kardiovaskuler.

Pasien dengan penyakit gusi yang mengalami gusi berdarah harus lebih berhati-hati karena darah yang keluar dapat membawa bakteri pathogen dalam gigi dan mulut kemudian ikut masuk ke aliran darah melalui jantung.

Obesitas atau kegemukan berperan menjadi faktor resiko yang besar dari penyakit kronis, termasuk hipertensi dan stroke, penyakit-penyakit kronis mulut dan berbagai bentuk kanker. Para peneliti menemukan bahwa prevalensi penyakit periodontal pada individu dengan obesitas yang berumur tahun adalah 76% lebih tinggi daripada individu dengan berat normal pada kelompok umur yang.

Profesor Roger Hart mengatakan dalam pertemuan tahunan Masyarakat Eropa Reproduksi Manusia dan Embriologi bahwa efek negatif dari penyakit gusi pada konsepsi adalah. Hubungan Antara Obesitas Pada Bagian Perut Dan Tubuh by chairante.

Obesitas dan penyakit periodontal
Rated 4/5 based on 47 review